Senin, 02 Agustus 2010

Menkes Inggris: Sebut Saja Mereka si Gendut

Share

Para dokter kini jangan lagi merasa iba dengan para pasien yang menderita kegemukan dengan menyebut mereka sebagai "penderita obesitas." Sebut saja mereka gendut, alias tak perlu memperhalus kata.

Demikian saran Menteri Kesehatan Masyarakat Inggris, Anne Milton. Menurut laman Daily Mail, Milton meminta agar dinas layanan kesehatan Inggris (NHS) tidak lagi menggunakan kata "obesitas" kepada mereka yang memiliki bobot badan berlebih akibat pola makan yang tidak sehat.

Menurut Milton, dengan menyebut mereka "gendut," yang bersangkutan bakal terpacu untuk mengurangi berat badan ketimbang dengan sebutan "penderita obesitas." Istilah terakhir membuat mereka jadi kurang termotivasi untuk mengubah pola makan agar berat badan kembali normal.

Kepada stasiun televisi BBC, Milton mengaku gusar bila menyaksikan para petugas NHS enggan menyebut kata gendut bila berhadapan dengan pasien yang bermasalah dengan berat badan. Menurut Milton, penyebutan kata gendut tidak ada hubungannya dengan diskriminasi, namun lebih pada upaya memotivasi yang bersangkutan agar mau memperbaiki kondisi tubuh.

"Pada dasarnya kata itu bisa mengajak warga untuk punya rasa tanggung jawab [atas tubuhnya]," kata Milton. "Bila saya lihat di cermin dan berpikiran bahwa saya mengalami obesitas, hal itu membuat saya tidak begitu khawatir ketimbang menilai bahwa saya kini gendut," lanjut Milton memberi contoh.

Dia mengingatkan bahwa sekitar seperempat dari jumlah orang dewasa di Inggris kini memiliki berat badan berlebih. Para pakar mengingatkan bila tidak ada langkah-langkah yang efektif, maka jumlah orang gendut di Inggris pada 2050 akan melebihi setengah dari total populasi di negara itu.

Padahal, kegendutan bisa membuat yang bersangkutan berisiko mengidap penyakit yang berbahaya, misalnya serangan jantung, stroke, diabetes, dan kanker.

Namun, kalangan ilmuwan menentang anjuran Milton. Menurut pakar kesehatah, Profesor Lindsey Davis, penggunaan kata 'gendut' kurang tepat. Dia menilai bahwa penggunaan kata obesitas justru untuk mengajak pasien agar menyadari kondisi yang mereka alami.

"Obesitas merupakan sesuatu yang menimpa pasien, ketimbang yang melekat dari yang bersangkutan. Bahasa yang kita gunakan semuanya tergantung pada hubungan kita dengan pasien," kata Davis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails