Komunikasi politik sejumlah kandidat Kapolri dengan fraksi parpol di DPR belum merata. Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) hingga kini belum juga didekati sejumlah kandidat Kapolri. Setidaknya, inilah yang dirasakan Fraksi PAN hingga kini.
Tidak ada komunikasi itu. Kita serahkan itu sesuai mekanisme saja.
-- Viva Yoga Mauladi
"Tidak ada komunikasi itu. Kita serahkan itu sesuai mekanisme saja," ujar Sekretaris Fraksi PAN Viva Yoga Mauladi di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (28/7/2010).
Selain melalui mekanisme yang berlaku, menurutnya, komunikasi politik perihal kandidat Kapolri akan menjadi bahan pembahasan di Sekretariat Gabungan (Setgab) koalisi. "Nanti Kapolri itu mengerucut dan didiskusikan di Setgab," ungkapnya.
Walau demikian, Viva Yoga berharap Kapolri ke depan memiliki integritas dan jejak rekam yang baik dan tidak tercela.
"Dia juga harus mengembalikan Polri sebagai lembaga negara yang bersih, sebagai aparat mengabdi kepentingan negara dan rakyat," imbuhnya.
Masa jabatan Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri akan berakhir pada Oktober 2010. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pun mulai menjaring nama calon Kapolri.
Rencananya, Kompolnas akan mengajukan tiga nama untuk kandidat Kapolri tersebut. Sejumlah nama yang dijagokan menjadi kandidat adalah Komjen Nanan Sukarna (Irwasum), Irjen Oegroseno (Kapolda Sumut), dan Irjen Timur Pradopo (Kapolda Metro Jaya), serta Kabareskrim Komjen Ito Sumardi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar